Tampilkan postingan dengan label Pemkab. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Pemkab. Tampilkan semua postingan

Minggu, 19 Agustus 2012

Pemkab Gresik atasi kekeringan sebelum Lebaran

AppId is over the quota
Kami masih menunggu laporan dari para camat yang wilayahnya mengalami kekeringan, agar segera mendata desa atau wilayahnya supaya mendapatkan bantuan air bersih,"
Gresik (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Gresik, Jawa Timur, menargetkan mampu mengatasi kekeringan di kawasan itu selesai sebelum lebaran dengan melakukan pemerataan kiriman air bersih ke sejumlah lokasi kekeringan.

Kepala Bagian Humas Pemkab Gresik, Andhy Hendro Wijaya, Selasa mengakui, bantuan air bersih ke sejumlah lokasi kekeringan yang dilakukan pemkab melalui Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) sejak Senin (13/8) kemarin, hingga kini belum merata.

Sebab, laporan kekeringan dari sejumlah camat di masing-masing wilayah belum secara lengkap diterima pemkab, sehingga tahap awal distribusi air bersih yang dilakukan belum maksimal.

"Kami masih menunggu laporan dari para camat yang wilayahnya mengalami kekeringan, agar segera mendata desa atau wilayahnya supaya mendapatkan bantuan air bersih," katanya.

Dikatakannya, krisis air bersih yang terjadi di wilayah Gresik sudah sangat parah, sehingga Perusahaan Derah Air Minum (PDAM) Gresik memberlakuan sistem buka tutup distribusi air kepada pelanggannya.

Sistem ini, diakui Andhy tidak maksimal sehingga tidak sedikit wilayah perkotaan mengalami krisis air bersih berkepanjangan.

"Ini disebabkan jatah aliran air yang mereka dapat ketika saluran dibuka, ternyata tidak ada bedanya ketika aliran tertutup," katanya.

Andhy berharap, dengan adanya laporan kekeringan secara lengkap oleh para camat, bantuan air bersih bisa disalurkan secara tepat sasaran.

"Kami siapkan kapasitas air bersih per truk tangki atau 5 ribu liter, dan kalau ada wilayah minta dikirim lebih akan kami turuti, oleh karena itu kami minta camat segera membuat laporan dari masing-masing wilayahnya, sebab mereka yang lebih mengetahui tempatnya," katanya.

Sebelumnya, Kepala BPBD Gresik telah mengirimkan bantuan air bersih sebanyak 5.000 liter air ke 8 desa di Kecamatan Cerme, 23 desa Kecamatan Benjeng serta 6 desa di Kecamatan Kedamean.

Wilayah itu merupakan prioritas karena mengalami kekeringan paling parah, yakni dengan jarak tempuh pengambilan air dari pusat penduduk mencapai lebih dari 3 kilometer.

Meski demikian, BPBD masih menunggu laporan dari setiap camat yang wilayahnya mengalami kekeringan, agar bisa melakukan pengiriman air bersih kembali dengan tepat sasaran.
(KR-SAS/R007) Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

Presiden bersilaturahmi dengan paskibrakaPresiden Susilo Bambang Yudhoyono menghadiri silaturahmi dengan Pasukan Pengibar Bendera Pusaka (Paskibraka) di ...

10 tahun latihan iris buah dengan kartu remiYe Tongxin mampu  menyayat  buah dan sayuran dengan kartu remi. Pria berusia 48 tahun ini sedang berusaha ...

Rabu, 15 Agustus 2012

Pemkab Pesisir Selatan siagakan tim pengamanan wisata

AppId is over the quota
Bencana alam yang bakal terjadi pada lebaran nanti tidak bisa diprediksi siapa saja, tetapi karena tingginya tingkat kerawanan di daerah ini maka kita perlu mewaspadainya dengan menyiagakan tim pengamanan bencana di tempat tersebut pada Idul Fitri na
Painan, Sumbar (ANTARA News) - Pemerintah Kabupaten Pesisir Selatan, Sumatera Barat menyiagakan tim pengamanan wisata di sejumlah tempat wisata yang diprediksi ramai pengunjung dan rawan bencana saat Idul Fitri 1433 Hijriah.

"Bencana alam yang bakal terjadi pada lebaran nanti tidak bisa diprediksi siapa saja, tetapi karena tingginya tingkat kerawanan di daerah ini maka kita perlu mewaspadainya dengan menyiagakan tim pengamanan bencana di tempat tersebut pada Idul Fitri nanti, " ujar Kepala Pelaksana Badan Penanggulangan Bencana Daerah (BPBD) Pesisir Selatan, Doni Gusrizal di Painan, Selasa.

Menurut ia, sesuai dengan tingkat kerawanan bencana di daerah itu dan tidak menentunya cuaca (cuaca ektrem) sejak sebulan terakhir maka sangat perlu meningkatkan kewaspadaan, baik pribadi maupun secara kedinasan.

Objek wisata yang akan ditempatkan tim tersebut yakni Pantai Carocok Painan, Jembatan Akar Bayang, dan Pantai Pasir Putih Kambang.

Sedangkan jumlah personil yang akan ditempatkan pada masing-masing objek wisata tersebut akan disesuaikan dengan tingkat kerawanan dan prediksi kunjungan.

Tidak saja itu, Pemkab kabupaten setempat juga menyiagakan seluruh Tim SAR yang ada di kabupaten itu selama Hari Raya Idul Fitri 1433 Hijriah.

Sesuai dengan karakteristik daerah itu dan memiliki banyak objek wisata, namun daerah itu sangat rawan terjadinya bencana alam seperti Pantai Carocok Painan. Objek wisata itu disamping memiliki keindahan juga sangat rawan akan bencana yang datang dari laut.

Begitu juga dengan objek wisata Jembatan Akar Bayang, selain memiliki keindahan dan keunikan yang tiada duanya di dunia, air mengalir yang jernih dan terdapat batu-batu besar, objek wisata itu juga rawan terjadinya bencana seperti banjir.

Parahnya jika hujan datang, air jernih yang berada di bawah jembatan unik tersebut seketika bisa menjadi besar sehingga membahayakan bagi pengunjung yang tengah menikmati keindahan alam di daerah tersebut.

"Dengan disiagakan sejumlah personil pengamanan disejumlah objek wisata tersebut, maka jika terjadi bencana mereka (personil pengaman) bisa memberikan bantuan terhadap pengunjung, setidaknya bisa menenangkan pengunjung, " ujar ia.

(KR-AGP/S006) Editor: Ruslan Burhani

COPYRIGHT © 2012

Ikuti berita terkini di handphone anda di m.antaranews.com

ICW: penindakan korupsi kejagung jalan di tempatIndonesian Corruption Watch (ICW) menilai penindakan korupsi semasa kepemimpinan Jaksa Agung, Basrief Arief, jalan di ...

Bio Farma bantah telah digeledah aparat hukumPT Bio Farma membantah kabar yang menyebutkan perusahaan ini telah digeledah aparat hukum seperti dilansir sejumlah ...